Archive for the ‘News Technology’ Category

Jakarta РDi tengah gonjang-ganjing pemblokiran Blackberry, beredar kabar burung yang mengatakan bahwa malam ini, Jumat (6/8/2010), bakal terjadi tes pemblokiran Blackberry Internet Service kepada semua operator.

Alhasil, para pengguna BlackBerry Tanah Air dikabarkan bakal dibuat gigit jari lantaran tak bisa menggunakan BlackBerry Messenger(BBM).

“Untuk para pengguna BB indonesia, hari ini pukul 22:00 akan ditest untuk pemblokiran Blackberry Internet Service all operator, jadi jgn kaget kalau tidak bisa BBMan…” tulis isi pesan yang sudah menyebar di BBM dan Twitter tersebut.

Kabar yang berkembang ini tentu saja merupakan hoax alias kabar palsu. Pasalnya, sebelumnya Menkominfo Tifatul Sembiring sudah memastikan bahwa Indonesia tidak memiliki rencana untuk melakukan pemblokiran layanan besutan Research In Motion tersebut.

Jadi bagi mereka yang menerima pesan berantai tersebut jangan lantas percaya. Sebab, sumber kabar ini pun tidak jelas asal usulnya.

Suasana acara (fw/inet)

Bali – PT Telekomunikasi Indonesia Internasional (TII) coba membuka jalur kerjasama internasional melalui gelaran bernama Bali Telkom International Confrence

(Batic). Dalam acara ini hadir sejumlah operator global yang siap berdiskusi dan mencari solusi membuka peluang bisnis.

TII sendiri merupakan anak usaha Telkom yang berfokus pada penyediaan layanan informasi dan komunikasi, serta jaringan internasional di bawah tiga portfolio bisnis: jasa telekomunikasi internasional, investasi dan kemitraan strategis.

Pada acara yang digelar di Grand Hyatt Nusa Dua Bali, Rabu (4/7/2010), seluruh peserta konferensi yang didominasi warga asing tersebut tampak berbusana asli Indonesia, yakni Batik.

“Kami sangat menghargai sekali konferensi ini, karena selain membuka kerjasama internasional juga mengangkat local wisdom,” ujar Muhammad Budi Setiawan, Plt Dirjen Postel saat ditemui detikINET, di sela acara tersebut.

Batic 2010 digelar 3-6 Agustus 2010, dan dihadiri oleh para eksekutif dan jajaran manajemen lebih dari 50 operator telekomunikasi dari seluruh dunia. Dalam kesempatan tersebut, mereka akan saling berbagi pengetahuan, wawasan, pengalaman, peluang serta inovasi khususnya di pasar Asia.

“Batic ini merupakan forum yang sangat bagus untuk saling bertemunya para operator. Ini tentu diharapkan sangat membantu pertumbuhan TII ke depannya,” ujar Sudiro Asno, Direktur Keuangan Telkom.

Konferensi ini dibuka oleh Plt Dirjen Postel yang mewakili Menkominfo Tifatul Sembiring yang urung hadir. Nantinya, Batic akan menjadi agenda tahunan bagi para operator telekomunikasi dunia untuk saling mendiskusikan perkembangan serta permasalahan yang ada di industri ini.

“Rencananya Batic akan diselenggarakan berkala, karena ini merupakan bagian kontribusi Telkom Group untuk menumbuhkembangkan komunitasnya,” tambah Septika N Widyasrini, Presdir TII.

Menurutnya, dipilihnya nama ‘Batic’ juga merepresentasikan kekayaan budaya Indonesia serta memberi asosiasi positif terhadap karya batik putra-putri Tanah Air yang telah mendunia itu.

(Ist/inet)

Jakarta – Layanan internet broadband diyakini akan menjadi salah satu lini bisnis yang

sangat menjanjikan di Indonesia pada 2010. Seiring meningkatnya akses kecepatan, Telkom pun mengakui tarif Speedy masih memungkinkan untuk turun.

“Seperti diketahui, trafik internet ke luar Indonesia 80 persen dikontribusi oleh Telkom Group. Saya pikir dari bidang tarif domestik Speedy, saya rasa tarifnya bisa lebih turun lagi,” papar Dirut Keuangan PT Telkom, Sudiro Asno, di sela-sela konferensi Bali Telkom International Confrence (Batic) 2010, yang digelar di Nusa Dua Bali, Rabu (4/8/2010).

Sudiro menjelaskan, mau tidak mau hal itu menjadi bagian dari roadmap Telkom. “Itu merupakan bagian dari roadmap kami. Sehingga kami bisa melakukan penetrasi ke pasar yang lebih cepat,” tambahnya. Sayang, ia tidak menyebutkan angka pasti penurunan tarif tersebut.

Berdasarkan data Telkom, saat ini pelanggan Speedy berada di kisaran 1,3 juta
pelanggan. Sudiro berharap pelanggan Speedy bakal mencapai 1,8 sampai 2 juta di akhir 2010.

Sebagai informasi, sampai dengan April 2010, jumlah pelanggan layanan Internet cepat Speedy tercatat sudah mencapai hampir 1,3 juta SSL (satuan sambungan layanan) atau meningkat lebih dari 69,7 persen dibanding jumlah pelanggan pada 2009 yang baru berjumlah 683 ribu SSL.

Dari 1,3 juta pelanggan Speedy pada April 2010, sekitar 450 ribu di antaranya berdomisili di Jabodetabek. Kini Speedy sudah menjangkau tak kurang dari 378 kota di seluruh Indonesia